BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

waktuku hari ini


Get your own Digital Clock

Jumat, 20 Mei 2011

Libur Nasional 2012

Data libur ini dapat digunakan sebagai acuan penyusunan kalender pendidikan tahunpelajaran 2011-2012:
  1. 1 Januari 2012 : Tahun Baru Masehi ---------- Hari Minggu
  2. 23 Januari 2012 : Tahun Baru ---------- Hari Senin
  3. 4 Februari 2012 : Maulud Nabi Muhamad ---------- Hari Sabtu
  4. 23 Maret 2012 : Hari Raya Nyepi ---------- Hari Jumat
  5. 6 April 2012 Wafat Isa Almasih ---------- Hari Jumat
  6. 6 Mei 2012 Hari Raya Waisak ---------- Hari Minggu
  7. 17 Mei 2012 Kenaikan Isa Al-Masih ---------- Hari Kamis
  8. 16 Juni 2012 Isra Miraj ---------- Hari Sabtu
  9. 17 Agustus 2012 : Hari Kemerdekaan RI ---------- Hari Jumat
  10. 19-20 Agustus 2012 Hari Raya Idul Fitri ---------- Hari Minggu - Senin
  11. 26 Oktober 2012 Hari Raya Idul Adha ---------- Hari Jumat
  12. 15 November 2012 Tahun Baru Hijriah ---------- Hari Kamis
  13. 25 Desember 2012 Hari Natal ---------- Hari Selasa

Selamat Ber UN Anakku

Kalau esok mentari menghangatkan pagi

Begitu tergesa putih merah kaukenakan

Tenanglah Anakku ... Tak perlu terburu

Tenang memberi akalmu berpikir jernih

Semua mendesakmu

Dan kau tanpa daya

Kuyu gurat mengeras di wajahmu

Napsu prestasimu memaksamu merebut puncak juara

Gurumu berharap tanpa kegagalan dan kaupun risau

Tenang tak lagi milikmu ibu dan ayahmu berharap kau terhebat

Esok tak ada lagi try out berulang

Tak pula ada latihan soal

Doa istigotsah sekolah lewat sudah

Lalu???

Bangun optimismu

Tatap dengan hidmat saat kaumasuki ruang ujian

Bangkitkan semangat dan rindu sukses

Berdoalah sayang .. Saat kaumulai ...

Biarkan aura kebaikan mendekat ..

Dan kau pasti bisa!!!

Bukankah kautelah maksimal dalam ikhtiar???

Rabb, sukseskkan anakku siswa kelas 6.

Jadikan ujian ini media mereka untuk lebih pintar lebih handal dan lebih bernurani

AmIn

(Dimuat di catatan FB 10/5/2011)

Senin, 25 April 2011

KMD UNESA 2011 DIIKUTI MAHASISWA DARI JATIM, JATENG, DAN YOGYAKARTA

Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka yang diselenggarakan Gudep UNESA bekerja sama dengan Pusdiklatda Pramuka Jatim berlangsung 21-24 April 2011 di Argo Sonya Pusdiklatda Pramuka Jatim Jalan Balung Bendo Sidoarjo. Sejumlah 120 mahasiswa berasal dari UNESA (Universitas Negeri Surabaya), STAIN, Gajah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Jember, Universitas Negeri Malang, Brawijaya Malang, Kediri, beberapa guru dari Sidoarjo, Surabaya, Jombang, Mojokerto, serta beberapa peserta dari SBH (Saka Husada Bakti) berproses aktif mengikuti kursus.

Kegiatan kursus yang didesain dengan prosentasi pembelajaran lebih banyak praktik ini memberikan banyak pengalaman langsung. Rasa lelah karena padatnya jadwal sepertinya terabaikan karena pengalaman langsung yang diperoleh peserta memberikan hal yang berharga. Dan yang lebih penting program pendidikannya disampaikan dengan prinsip joyful learning. Di balik kelelahan masih ada nuansa dan aroma keceriaan, senyum, gelak tawa, namun tetap berorientasi pada hasil belajar yang maksimal.

Pada dasarnya panitia dari UNESA maupun tim teknis dari pusdik pramuka Jatim ingin
menyajikan kegiatan KMD ini menjadi kegiatan yang tidak membosankan. Metode pembelajaran yang digunakan multi metode dengan meminimalisasi metode ceramah. Para peserta ditantang untuk proaktif menuangkan ide, gagasan, dan kreativitasnya. Sementara pelatih lebih berfungsi sebagai fasilitator. Open forum yang menjadi tradisi di setiap KMD dijadikan ajang dialog untuk mendiskusikan materi yang belum dipahami. Namun pada dasarnya kursus hanya bisa menyentuh sisi pengetahuan peserta. Sentuhan selanjutnya ada di masing-masing peserta. Oleh karenanya peserta diharapkan tidak mudah puas dan mau mengembangkan diri untuk selalu belajar.

Harapan kita peserta akan kembali ke gudep masing-masing dengan pembekalan cukup sebagai pembina profesional. Hal ini bertujuan agar pendidikan kepramukaan tersampaikan kepada peserta didik di dalam koridor yang sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka itu sendiri. Tak ada lagi kesenjangan pola pikir dari setiap pembina dalam hal pengetahuan tentang bagaimana membina dengan benar.

Terima kasih kepada panitia pelaksana dari UNESA yang telah berjibaku sehingga kegiatan KMD ini terlaksana dengan lancar. Selamat jalan untuk peserta KMD UNESA 2011 yang akan kembali ke Gudep masing-masing, selamat bertugas semoga menjadi pembina bernurani dan profesional.

Kamis, 31 Maret 2011

Silabus untuk Bunda-Bunda di Program S-1 PAUD

MATA KULIAH : Filosofis Pendidikan
DOSEN : Dra NURHAYATI, S.Psi, M.Si
BOBOT : 2 SKS
PROGRAM : S-1 PAUD



TUJUAN

Setekah mata kuliah ini selesai diharapkan mahasiswa memiliki wawasan tentang konsep dasar filsafat, prinsip filsafat, cabang dan aliran filsafat, manfaat filsafat, perkembangan filsafat pendidikan, implementasi dan implikasinya terhadap kebijakan pendidikan.

DESKRIPSI

Dalam perkuliahan ini dibahas makna filsafat, prisip filsafat, cabang dan aliran filsafat, perbedaan filsafat dan ilmu pengetahuan lainnya, hubungan filsafat dan pendidikan, makna filsafat pendidikan, aliran/madzab filsafat pendidikan, konsep dan permasalahan fisafat pendidikan Pancasila.


PENDEKATAN PEMBELAJARAN

Ekspositori dan inquiri, dengan : Metode (ceramah, tanya jawab, diskusi), Tugas (laporan bab, penyajian materi), Media (LCD/power point

EVALUASI

KeKehadiran, laporan bab, penyajian dan diskusi, UTS, UAS.

La

RINCIAN MATERI PERKULIAHAN

Pertemuan 1 : Lingkup & kegiatan kuliah, dan makna filsafat

Pertemuan 2 : Prinsip-prinsip filsafat

Pertemuan 3 : Manfaat filsafat

Pertemuan 4 : perbedaan filsafat dengan ilmu pengetahuan lainnya

Pertemuan 5 : Cabang-cabang filsafat

Pertemuan 6 : Hubungan filsafat dengan pendidikan

Pertemuan 7 : Konsep dan rumusan filsafat pendidikan

Pertemuan 8 : Aliran filsafat pendidikan

Pertemuan 9 : Ujian tengah semester

Pertemuan 10 : Filsafat Pendidikan Idealisme dan Realisme

Pertemuan 11 : Filsafat pendidikan Materialisme dan Pragmatisme

Pertemuan 12 : Filsafat pendidikan Eksistensialisme Progresivisme

Pertemuan 13 : Filsafat pendidikan Perenialisme, Esensialisme, dan Rekonstruksionalisme

Pertemuan 14 : Pengaruh Psikologi terhadap filsafat pendidikan

Pertemuan 15 : Filsafat pendidikan Pancasila

Pertemuan 16 : Implikasi fisafat Pancasila bagi pendidikan di Indonesia

Pertemuan 17 : Ujian akhir semester


DAFTAR BUKU

Mudyahardjo, Redja. (2000) Landasan Filosofis Pendidikan. Bandung FIP Universitas Pendidi

Sadulloh, Uyoh. (2011) Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Senin, 28 Maret 2011

Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses

Klik Di Sini
Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses

Sabtu, 26 Maret 2011

Bu Guru, Pak Guru Mana RPPnya?






Salah satu tugas seorang pengawas sekolah dasar ( di Kota Surabaya dapat sebutan Pengawas TK/SD) adalah memberikan supervisi akademik. Supervisi akademik adalah tugas pengawas sekolah yang berkaitan dengan pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan para guru di kelas. Tentang pelaksanaan proses pembelajaran sudah diatur di Peraturan Mendiknas Nomor 41/2007 . Satu di antara yang dibahas dalam peraturan ini adalah tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Sayangnya peraturan ini masih belum semua guru memahaminya.

Dengan pemahaman yang berbeda dari para guru wajar bila terjadi di lapangan RPP disusun dalam beragam tampilan. Hal ini harus direspon positif karena ini bagian dari hasil belajar dan proses kreatif para guru. Bisa jadi hal ini merupakan pengembangan yang penting tetap mengacu pada Permendiknas di atas. Entahlah kenapa yang sering menjadi pertanyaan para guru lebih banyak tentang RPP padahal perangkat pembelajaran lainnya masih ada dan cukup bisa dijadikan topik pembicaraan.

Beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para guru berkaitan dengan RPP:
1. Bu, apakah boleh menggunakan RPP yang sudah jadi? (Maksudnya membeli dari penerbit);
2. Bu, apakah RPP harus tulis tangan?
3. Bu, apakah RPP boleh dengan ketikan komputer?
4. Bu, saya bingung mengapa ya RPP Dinas dan CE berbeda?(Yang dimaksud Dinas mungkin
Dinas Pendidikan dan CE (Continuening Education) adalah kerja sama Dinas Pendidikan Kota
Surabaya dengan Universitas Negeri Surabaya/UNESA dalam rangka meningkatkan kulaitas
kemampuan SDM guru).
5. Bu, boleh ya mengajar tanpa RPP?
6. Bu, ada guru yang tanpa RPP hasil nilai siswanya bagus, berarti kan RPP tidak berpengaruh
pada keberhasilan peserta didik?

Jawaban dari pertanyaan di atas tentunya ditunggu oleh para guru. Oleh karenanya saya mencoba membahasnya satu persatu dalam bentuk gagasan yang mengacu pada peraturan, sebagai berikut:
1. RPP yang sekarang banyak dipasarkan oleh beberapa penerbit, boleh kita beli. Boleh juga
digunakan pada saat mengajar dengan catatan: Pelajari dulu! Sudah sesuaikah dengan
pembelajaran yang kita kehendaki? Sudah sesuaikah dengan kondisi kelas? Kalau memang
sudah sesuai ya silakan menggunakannya. Tapi jangan lupa sah tidaknya RPP itu setelah
ditandatangani guru dan mengetahui kepala sekolah.
2. Boleh, yang penting rapi dan terbaca. Bukankah ini pula yang selalu dituntut guru kepada
muridnya. Filosofinya bahwa guru tidak hanya bisa memerintah muridnya untuk menulis rapi
dan terbaca tapi dirinyapun memang sudah melakukan hal itu, sebuah pembelajaran
model/keteladanan.
3. Boleh dan dianjurkan.
4. Bingung tidak dilarang pada dasarnya keduanya sama-sama mengacu pada permendiknas di
atas. Perbedaan itu hanya karena pengembangan. Bingung tetapi tetap mengerjakan itu guru
yang diharapkan, bingung lalu tidak mengerjakan itu guru yang tidak diharapkan. Mari
kebingungan itu kita minimalisasi dengan belajar. Belajar bisa dengan berdiskusi , konsultasi
dengan pengawas, dan meningkatkan minta baca.
5. Tidak boleh, menyusun RPP bagian dari tugas guru yang harus dilaksanakan.
6. Penulisan RPP bagian dari upaya untuk memaksimalkan hasil pembelajaran. Bekerja dengan
perencanaan akan lebih baik hasilnya dengan bekerja tanpa perencanaan. Guru yang
mengajar tanpa RPP muridnya berhasil dengan nilai bagus, insyaallah kalau ke depan guru
ybs mau menyusun RPP nilai muridnya akan jauh lebih bagus lagi.

Terima kasih untuk bapak dan ibu guru semoga ke depan guru lebih profesional. Amin.

Kamis, 17 Maret 2011

Kembalilah Nak, Ke Sekolahmu!




Tambah Gambar
Benarkah, Nak?
Jemarimu memerah karena pukulan penggaris kayu?
Benarkah, Nak?
Lelehan peluh di tubuhmu karena terjemur mentari di halaman berpaving sekolahmu?
Benarka, Nak?
Itu semua hukuman bagimu karena kuku tanganmu belum bersih?
Bicaralah Nak dengan kejujuran yang kaumiliki!!!
Benarkah semua itu, Nak?

Pantaskah perlakuan itu kauterima, sayang?
Nak, adakah jemari memerah, lelehan peluh, dan rasa takut yang membuatmu berlari? Mengantarmu mengungkap pedih membuang ketertekanan?
Ceritamu mengakumulasi emosi kebencian dan kegeraman yang mendengar

Sekali lagi benarkah semua itu, Nak?

Air matamu terhenti mengering lama kau menangis

Betapa tidak menyenangkannya tempatmu belajar

Benarkah telah pergi kenyamanan dari sekolahmu?

Tak bermakna lagikah 5K yang tergantung di luar dinding kelasmu?

Atau tak lebih dari hiasan dinding untuk menambah nilai sekolahmu saat tim penilai meninjau?
Benarkah Nak, PAKEM tak menjamah sekolahmu?
Anakku tersayang, tak perlu dendam kau pelihara

Jemarimu tak kan lagi memerah

Setelah kauolesi minyak penumbuh keikhlasan

Lelehan peluh akan mengering dan bersih setelah kaumandi dengan air kesabaran

Bangkitlah Nak, dendam akan membuatmu semakin jauh dari teman-temanmu

Betapa sepi hidup tanpa teman

Kembalilah Nak ke sekolahmu

Bapak ibu gurumu merindukan hadirmu

Jangan biarkan kursi milikmu kosong

Kelas menjadi sepi tanpamu
Teman-temanmu menanti kehadiranmu

Jangan takut apalagi trauma buang dendam dan pedih di hati

Percayalah Nak,
Masih banyak guru baik bernurani yang menyayangimu
Kembalilah kau ke sekolahmu

Kembalilah sayang bu guru merindukanmu untuk memberimu ilmu

Tersenyumlah sayang .... pak guru telah menunggu di gerbang biru sekolahmu