BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

waktuku hari ini


Get your own Digital Clock

Rabu, 10 Februari 2010

Enjoy ...... Mahasiswa PGSD UNESA Mengikuti Kursus Mahir Dasar Pembina Pramuka di Kwarcab Surabaya


















Sebanyak 125 mahasiswa PGSD UNESA angkatan 2007-2008 menjadi peserta Kursus Mahir Dasar (KMD) yang diadakan Lemdikacab - Kwarcab Kota Surabaya. Kegiatan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kwarcab Kota Surabaya berlangsung sejak Senin 8 Februari 2010 gelombang I atau angkatan Gunung Sari 297 dibuka secara resmi dan gelombang II angkatan Gunung Sari 298 dibuka Sabtu 13 Februari 2010 oleh Ketua Harian Kwarcab Kota Surabaya Kak Drs Sunardi.

Sejak dibuka secara resmi oleh Ketua Harian peserta tampak menikmati apalagi saat menerima materi dari sekretaris Kwarcab Kota Surabaya, Dr Suyatno, M.Pd tentang pendidikan dan pembelajaran di kepramukaan mereka memperhatikannya dengan penuh semangat namun santai diselingi gelak tawa. Tampak sekali situasi begitu enjoy.

Saat open forum angkatan Gunung Sari 297 sempat terungkap dari salah satu peserta, Kak Hermin dari kelompok B mengatakan bahwa awalnya mengikuti KMD tujuannya hanya untuk mendapatkan selembar sertifikat sebagai persyaratan mengikuti yudisium. Tetapi akhirnya setelah berproses di KMD timbul sebuah pemahaman tentang pramuka kemudian muncul keinginan bahwa kegiatan pramuka di sekolahnya harus dilaksanakan oleh pembina yang paham tentang pramuka. Ia tidak ingin sekolahnya ditangani oleh pembina yang "asal pembina". Ke depan ia berharap ada kerja sama antara kwarcab dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya agar ada kebijakan bahwa pembina di sekolah minimal harus bersertifikat KMD.

Antusiasme dan semangat peserta Gunung Sari 297 tetap bertahan sampai kegiatan penutupan. Beberapa peserta bercerita bahwa peserta KMD di Kwarcab Surabaya adalah mereka yang berani mengambil keputusan, "Kami menghadap Kajur Kak ..... untuk memilih KMD di Surabaya." Mereka ternyata memiliki alur yang berbeda dengan teman-temannya yang ber-KMD di luar kota. Sudah sepatutnya kita boleh bangga terhadap peserta KMD kali ini karena mereka berani mengambil keputusan yang berbeda hanya untuk sebuah keyakinan bahwa KMD di Surabaya lebih efektif.

Tentunya tidaklah berlebihan bila kita sampaikaan terima kasih kepada Kajur PGSD Unesa karena telah mengakomodir keinginan peserta yang prural. Artinya tidak ada penolakan saat di antara mahasiswanya memilih berbeda untuk mengikuti KMD di Kwarcab Kota Surabaya. Insaallah bukan pilihan yang keliru karena desain pembelajaran KMD/KML di Kwarcab Kota Surabaya senantiasa di'update' dan tetap memeri pelayanan dengan mengutamakan kualitas.

Para peserta KMD angkatan Gunung Sari 297 dan 298 sekalipun tujuan awalnya mengikuti kursus hanya untuk sebuah sertifikat tetapi atas pengakuan mereka setelah berproses di KMD mereka jatuh cinta kepada pramuka. Harapan kita semua semoga mereka akan dengan tulus memupuk cinta itu lalu mengembangkannyaa sehingga pramuka tetap memiliki pembina yang penuh cinta dalam melaksanakan tugasnya. Insyaallah mimpi kita memiliki generasi masa depan yang bermoral tinggi akan terwujud. Amin

0 komentar: